BPM Kubu Raya Siap Kawal Anggaran Aksi 26–27 Agustus, Kritik Tajam Tanpa Anarki

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MEDIAHUKUM86.COM – Kubu Raya, Kalbar – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kubu Raya memastikan aksi pada 26–27 Agustus 2026 akan berlangsung damai, tertib, namun tetap tegas dan kritis dalam mengawal penggunaan anggaran publik.

 

Ketua Satgas BPM Kubu Raya, M. Khadafi, menegaskan aksi tersebut bukan sekadar pengerahan massa. Aspirasi akan diarahkan pada persoalan penggunaan anggaran yang dinilai perlu dibuka secara transparan dan dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Selasa, 25/8/2026.

 

“Kami datang untuk menyampaikan kritik berdasarkan data dan fakta. Anggaran publik bukan milik segelintir pihak. Setiap rupiah harus jelas peruntukannya dan manfaatnya harus dirasakan masyarakat,” tegas Khadafi.

 

BPM menyoroti program maupun belanja pemerintah yang dinilai kurang tepat sasaran. Menurutnya, setiap kebijakan anggaran harus diuji berdasarkan kebutuhan masyarakat, manfaat, serta dampaknya terhadap kepentingan publik.

 

Dalam aksi tersebut, BPM membawa tuntutan agar pemerintah membuka transparansi penggunaan anggaran, mengevaluasi program yang dinilai tidak tepat sasaran, serta mengutamakan belanja yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

 

BPM juga mendesak pengawasan dan pertanggungjawaban terhadap penggunaan APBD maupun APBN diperkuat. Jika terdapat persoalan dalam pengelolaan anggaran, pihak terkait diminta memberikan penjelasan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Meski membawa kritik keras, Khadafi memastikan massa tidak akan bertindak anarkis. Peserta aksi dilarang melakukan perusakan, kekerasan, intimidasi maupun provokasi.

 

Koordinator lapangan akan mengendalikan jalannya aksi dan memastikan peserta tetap menghormati masyarakat, pengguna jalan serta aparat keamanan.

 

“Kami tegas dalam menyampaikan kritik, tetapi tetap menjaga ketertiban. Tidak ada ruang untuk anarki. Yang kami kawal adalah kepentingan masyarakat dan transparansi anggaran,” ujarnya.

 

BPM juga akan mendokumentasikan seluruh rangkaian aksi dan penyampaian tuntutan sebagai bagian dari kontrol publik.

 

Pesan BPM jelas anggaran publik harus transparan, tepat sasaran, diawasi, dan sebesar-besarnya digunakan untuk kepentingan masyarakat.

 

Sumber : M. Khadavi Ketua Satgas BPM Kubu Raya

Berita Terkait

LPM Kapuas Hulu Bagikan Masker kepada Warga Putussibau, Peduli Dampak Kabut Asap
Jalur Eks PT SBK PT Erna Diduga Jadi “Jalan Bebas” Aktivitas Ilegal, Libas Desak Aparat Bertindak
Abd Aziz Turun Langsung Padamkan Kebakaran, Keras Ingatkan Warga Stop Bakar Lahan!
Kades Baung Sengetap Desak Pemerintah Tuntaskan Plasma PT SNIP, Status PT BPJR Dipertanyakan
IAIN Pontianak Di Amabang Jadi Uin 10 Hektare Jadi Kunci, Gubernur Kalbar Turun Tangan
Syarif M. Yani Ajak Anggota, Simpatisan, dan Warga Kubu Raya Kibarkan Merah Putih
NURJALI S.Pd.I. DAN KHOLIL S.Pd.I. UCAPKAN RIBUAN TERIMA KASIH KEPADA BUDI SULISTIONO, KETUA PERBAKIN KOTA PONTIANAK
Rabu Addams Musim Pertama | Penggoda Resmi | Netflix
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:48 WIB

LPM Kapuas Hulu Bagikan Masker kepada Warga Putussibau, Peduli Dampak Kabut Asap

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:03 WIB

Jalur Eks PT SBK PT Erna Diduga Jadi “Jalan Bebas” Aktivitas Ilegal, Libas Desak Aparat Bertindak

Jumat, 28 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Abd Aziz Turun Langsung Padamkan Kebakaran, Keras Ingatkan Warga Stop Bakar Lahan!

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:58 WIB

BPM Kubu Raya Siap Kawal Anggaran Aksi 26–27 Agustus, Kritik Tajam Tanpa Anarki

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Kades Baung Sengetap Desak Pemerintah Tuntaskan Plasma PT SNIP, Status PT BPJR Dipertanyakan

Berita Terbaru